Trending: Puluhan Titik Api Membara di Kalimantan Barat, BNPB Soroti Penanganan KARHUTLA
Selasa, 1 September 2026
EKONOMI & BISNIS

Destry Damayanti Beber Lima Jurus Andalan Calon Gubernur BI untuk Stabilitas Ekonomi

JAKARTA – Destry Damayanti, calon kuat Gubernur Bank Indonesia, memaparkan lima inisiatif strategis vital di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Presentasi yang krusial ini menyoroti komitmennya terhadap stabilitas ekonomi nasional dan dorongan pertumbuhan berkelanjutan, dengan fokus utama pada penguatan 'Sinergi Merah Putih' antara kebijakan moneter dan fiskal. Penampilannya merupakan bagian dari proses fit and proper […]

JAKARTA – Destry Damayanti, calon kuat Gubernur Bank Indonesia, memaparkan lima inisiatif strategis vital di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Presentasi yang krusial ini menyoroti komitmennya terhadap stabilitas ekonomi nasional dan dorongan pertumbuhan berkelanjutan, dengan fokus utama pada penguatan 'Sinergi Merah Putih' antara kebijakan moneter dan fiskal. Penampilannya merupakan bagian dari proses fit and proper test yang menentukan arah kebijakan moneter Indonesia lima tahun ke depan.

Visi Destry Damayanti hadir di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik. Fluktuasi harga komoditas, tekanan inflasi global, serta ketidakpastian geopolitik menjadi faktor-faktor yang harus diantisipasi oleh kepemimpinan Bank Indonesia mendatang. Dalam konteks ini, kemampuan BI untuk beradaptasi dan berkolaborasi menjadi sangat menentukan dalam menghadapi gejolak dan menjaga daya tahan ekonomi nasional.

Mengurai Lima Jurus Andalan Calon Gubernur BI

Dalam pemaparan komprehensifnya, Destry Damayanti menguraikan lima pilar utama yang akan menjadi fokus strategisnya. Pilar-pilar ini dirancang untuk memastikan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global sekaligus mendorong pertumbuhan yang merata dan berkelanjutan.

1. Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Rupiah

Salah satu pilar utama yang Destry tekankan adalah komitmen kuat terhadap pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Ia menegaskan pentingnya kebijakan moneter yang pruden dan responsif terhadap dinamika ekonomi domestik maupun global. Langkah ini bertujuan untuk melindungi daya beli masyarakat dan menciptakan iklim investasi yang kondusif. Pemeliharaan stabilitas harga merupakan mandat utama Bank Indonesia, dan Destry berjanji akan mengimplementasikan kebijakan yang tegas namun fleksibel untuk mencapai target tersebut, menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali.

2. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Selanjutnya, Destry menyoroti urgensi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkualitas. Visi ini melampaui sekadar angka pertumbuhan, menekankan distribusi manfaat ekonomi yang merata, dukungan terhadap sektor riil, serta pengembangan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial, sekaligus menciptakan lapangan kerja yang luas. Program-program pemberdayaan ekonomi lokal dan pengembangan kapasitas UMKM akan menjadi perhatian khusus untuk memastikan partisipasi semua lapisan masyarakat dalam kemajuan ekonomi.

3. Percepatan Digitalisasi Sistem Pembayaran

Inisiatif ketiga berfokus pada percepatan digitalisasi sistem pembayaran. Destry melihat transformasi digital sebagai kunci efisiensi transaksi, perluasan akses keuangan bagi masyarakat yang belum terlayani (inklusi keuangan), dan peningkatan keamanan sistem finansial. Modernisasi ini juga akan mendukung upaya pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang tangguh, sejalan dengan tren global dan potensi besar ekonomi digital Indonesia. Pengembangan infrastruktur pembayaran yang handal dan inovatif, seperti QRIS, akan menjadi prioritas demi kemudahan dan keamanan bertransaksi.

4. Penguatan Sinergi Kebijakan 'Merah Putih'

Penekanan pada 'Sinergi Merah Putih' menjadi inti dari inisiatif keempat. Destry memandang koordinasi erat antara Bank Indonesia dan pemerintah, baik dalam kebijakan moneter, fiskal, maupun sektoral, sebagai elemen krusial untuk menghadapi gejolak ekonomi. Kolaborasi ini mencakup sinkronisasi strategi untuk mencapai target inflasi, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan mendukung pemulihan ekonomi pasca-pandemi serta tantangan global. Pentingnya sinergi kebijakan, khususnya antara otoritas moneter dan fiskal, telah berulang kali disorot sebagai kunci stabilitas makroekonomi yang berkelanjutan.

5. Peran Aktif Indonesia dalam Kancah Global

Terakhir, Destry menggarisbawahi pentingnya peran Indonesia dalam kancah ekonomi global. Ia berjanji akan terus memperkuat kerja sama internasional, baik di tingkat bilateral maupun multilateral, untuk menjaga stabilitas keuangan regional dan global. Partisipasi aktif ini juga bertujuan untuk menarik investasi asing langsung dan memperluas akses pasar bagi produk-produk Indonesia, serta mempromosikan inisiatif keuangan hijau dan berkelanjutan. Kolaborasi ini turut membangun reputasi Indonesia sebagai aktor penting di panggung ekonomi dunia, yang memberikan manfaat langsung bagi perekonomian domestik.

Tantangan dan Harapan Kepemimpinan Baru BI

Sebagai calon pengganti Perry Warjiyo yang masa jabatannya akan berakhir, Destry Damayanti membawa rekam jejak yang kuat sebagai ekonom dan pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Pengalamannya ini diharapkan mampu memberikan kesinambungan sekaligus inovasi dalam menghadapi lanskap ekonomi yang terus berubah. Kemampuannya untuk menavigasi kompleksitas ekonomi global dan domestik, termasuk isu-isu seperti inflasi impor dan perlambatan pertumbuhan global, akan menjadi ujian utama kepemimpinannya.

Pendekatan komprehensif yang Destry tawarkan, yang ia sebut 'Sinergi Merah Putih', bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan saling mendukung dan memperkuat, bukan saling meniadakan. Hal ini relevan mengingat pengalaman masa lalu di mana disinkronisasi kebijakan kadang menghambat pencapaian tujuan ekonomi nasional. Harapan besar kini tertumpu pada kemampuan calon Gubernur BI untuk menerjemahkan visi ini menjadi aksi nyata yang berdampak positif bagi seluruh rakyat Indonesia, memastikan stabilitas di tengah ketidakpastian.

Dengan paparan lima inisiatif strategis ini, Destry Damayanti memberikan gambaran jelas mengenai arah kebijakan yang akan ia bawa jika terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia. Komitmennya terhadap stabilitas, pertumbuhan inklusif, digitalisasi, sinergi, dan peran global diharapkan menjadi bekal penting dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di masa mendatang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai peran dan fungsi Bank Indonesia, Anda bisa mengunjungi situs resmi Bank Indonesia.