
SAMARINDA — Pembangunan Asrama Mahasiswa Muara Badak yang digagas Forum Komunikasi Pemuda dan Mahasiswa Muara Badak (FKPMB) kembali memasuki tahap pengerjaan. Proses clearing atau pembersihan lahan mulai dilakukan di lokasi pembangunan yang berada di Jalan Perjuangan 6, Samarinda, Rabu (26/8/2026).
Informasi tersebut disampaikan oleh Jali, selaku konsultan gambar pembangunan asrama FKPMB, yang mengirimkan dokumentasi alat berat sedang melakukan pekerjaan di lokasi.
Dimulainya proses clearing lahan menjadi tanda bahwa pembangunan asrama kembali berjalan setelah sebelumnya dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman.
Pembangunan asrama tersebut memiliki sejarah yang cukup panjang. Lahan yang kini akan menjadi lokasi pembangunan telah dibeli oleh pengurus FKPMB pada 2008.
Pembelian tanah tersebut bersumber dari bantuan Syaukani HR sebagai bagian dari upaya menyediakan tempat tinggal yang layak bagi pelajar dan mahasiswa asal Muara Badak yang melanjutkan pendidikan di Samarinda.Setelah melalui perjalanan panjang selama belasan tahun, rencana pembangunan asrama tersebut kini mulai kembali diwujudkan secara bertahap.

Asrama ini diharapkan nantinya dapat menjadi rumah bersama bagi mahasiswa dan pelajar Muara Badak selama menempuh pendidikan di Samarinda, sekaligus memberikan manfaat bagi generasi muda dalam mengakses pendidikan di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur.
Masyarakat berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai dan fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan. Dari perjuangan panjang, untuk masa depan pendidikan generasi muda Muara Badak.