Trending: Korea Selatan Tawarkan Teknologi Baterai dan Transmisi Bawah Laut untuk Percepatan Energi Terbarukan Indonesia
Sabtu, 31 Oktober 2026
LAINNYA

Anggaran Terbatas, Porprov Kaltim VIII Usulkan 59 Cabor dan 1.014 Nomor Pertandingan

SAMARINDA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) VIII di Kabupaten Paser akhirnya memiliki kepastian terkait jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan. Panitia Besar (PB) Porprov Kaltim secara resmi mengusulkan sebanyak 59 cabor dengan 1.014 nomor pertandingan untuk pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026 mendatang. Ketua Umum KONI Kaltim, […]

SAMARINDA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) VIII di Kabupaten Paser akhirnya memiliki kepastian terkait jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan.

Panitia Besar (PB) Porprov Kaltim secara resmi mengusulkan sebanyak 59 cabor dengan 1.014 nomor pertandingan untuk pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026 mendatang.

Ketua Umum KONI Kaltim, H Anderiy ST, membenarkan adanya surat resmi dari PB Porprov terkait jumlah cabor dan nomor pertandingan tersebut. Surat dengan nomor 09/PB.Porprov/XI/2026 itu telah diterima KONI Kaltim.

“Kemarin sore kita sudah menerima surat dari PB Porprov terkait jumlah cabor dan nomor tanding yang akan dipertandingkan,” kata Anderiy dalam siaran pers kepada media, Kamis (3/9).

Setelah menerima surat tersebut, KONI Kaltim akan meneruskan informasi kepada KONI kabupaten dan kota se-Kaltim. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat persiapan masing-masing daerah menghadapi Porprov Kaltim VIII.

Keputusan Melalui Pembahasan Panjang

Anderiy menegaskan, penetapan 59 cabor bukan merupakan keputusan sepihak maupun hasil intervensi dari pihak tertentu.

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan hasil dari berbagai pembahasan yang dilakukan PB Porprov dan pihak terkait, baik melalui pertemuan langsung, rapat secara daring menggunakan Zoom, maupun audiensi dengan Gubernur Kaltim.

“Saya pastikan tidak ada intervensi. Keputusan usulan ini berdasarkan keterbatasan anggaran dan pertimbangan efisiensi, supaya pelaksanaan Porprov tetap terlaksana. Kita dari KONI Kaltim harus bijak menerima usulan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, KONI Kaltim sendiri telah menyampaikan harapan agar sebanyak 64 cabor tetap dapat dipertandingkan. Namun, keterbatasan fiskal serta kemampuan APBD Provinsi Kaltim membuat jumlah tersebut akhirnya harus disesuaikan.

“Kami dari KONI Kaltim sebenarnya juga sudah memberikan masukan ke PB Porprov, harapannya bisa mempertimbangkan untuk mempertandingkan 64 cabor. Tapi karena kondisi fiskal, kemampuan APBD provinsi, kami juga tidak bisa berharap banyak,” jelas Anderiy.

Porprov Tetap Digelar Tahun Ini

Keterbatasan anggaran tidak hanya menjadi persoalan di Kaltim. Anderiy menyebut sejumlah provinsi lain di Indonesia bahkan harus menunda pelaksanaan Porprov hingga 2027 akibat tekanan fiskal. Penundaan tersebut juga disertai pengurangan jumlah cabor yang dipertandingkan.

Dalam kondisi tersebut, Kaltim dinilai masih memiliki alasan untuk bersyukur karena Porprov VIII tetap dapat digelar sesuai jadwal pada November 2026.

“Setidaknya kita di Kaltim bersyukur pelaksanaannya masih bisa berlangsung akhir tahun nanti. Semoga bisa berjalan lancar dan sesuai jadwal,” ujarnya.

Menurut Anderiy, mempertahankan jadwal Porprov menjadi penting karena terdapat agenda olahraga nasional lain yang waktunya berdekatan, termasuk tahapan Pra-PON.

Apabila Porprov ditunda hingga 2027, kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap persiapan atlet. Jadwal latihan dapat terganggu, fokus atlet berpotensi terpecah, sementara risiko cedera dan kelelahan juga dapat meningkat.

“Ini yang harus kita hindari. Untuk itu, sekali lagi mari kita doakan semoga pelaksanaan Porprov bisa berlangsung sukses di Paser nanti, sehingga pembinaan atlet di masing-masing kabupaten kota bisa berjalan. Misi kami untuk seleksi dan penjaringan atlet potensial yang dipersiapkan ke ajang lebih tinggi seperti PON juga lebih profesional dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Lima Cabor Tidak Masuk Usulan

Dari total 59 cabor yang diusulkan untuk Porprov Kaltim VIII, terdapat lima cabor yang belum masuk dalam daftar pertandingan.

Kelima cabor tersebut yakni:

  1. Korfball Indoor
  2. Ski Air
  3. Barongsai
  4. Petanque
  5. Woodball

KONI Kaltim menyatakan masih akan melakukan komunikasi dengan pengurus lima cabor tersebut untuk membahas kemungkinan solusi.

KONI Siapkan Opsi Pertandingan Mandiri

Ketua Umum KONI Kaltim, H Anderiy, mengatakan pihaknya tidak serta-merta menutup peluang bagi lima cabor tersebut untuk tetap ambil bagian dalam Porprov.

KONI Kaltim berencana memanggil pengurus masing-masing cabor untuk membicarakan opsi yang memungkinkan. Salah satu alternatif yang ditawarkan adalah pelaksanaan pertandingan dengan menggunakan biaya mandiri.

Selain itu, lokasi pertandingan juga tidak harus berada di Kabupaten Paser. Pertandingan dapat dilaksanakan di Balikpapan maupun Samarinda apabila terdapat kesepakatan dan kesiapan dari pihak cabor.

“Terkait lima cabor yang belum bisa dipertandingkan, kami dari KONI Kaltim akan mencoba memanggil masing-masing pengurusnya. Kita akan menawarkan opsi, jika mereka tetap ingin dipertandingkan, silakan dengan biaya mandiri, dan boleh dilaksanakan di Balikpapan atau Samarinda, tidak harus di Kabupaten Paser,” tutup Anderiy.